Daftar Blog Saya

Cara Merawat Bunga


  1. Pemberian Sinar Matahari
Yang harus anda ketahui pertama kali, bunga haruslah mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tanaman harus ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Hal ini berguna dalam proses forosintesisnya agar dapat terlaksana dengan baik.
  1. Pemberian Pupuk
Seperti halnya merawat tanaman lainnya, bunga  juga harus diberi pupuk sesuai dengan kebutuhannya. Pupuk yang baik untuk digunakan pada bunga adalah pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan. Tetapi jika anda kesulitan mendapatkan pupuk kandang, anda bisa menggunakan pupuk NPK yang mengandung unsur nitrogen, fosfor dan kalium. Namun pemberian pupuk juga jangan terlalu sering karena bunga bisa cepat kering dan akhirnya mati.
  1. Penyiraman
Hal yang harus anda lakukan untuk cara merawat bunga selanjutnya adalah dengan menyiram secara rutin. Jika cuaca panas, anda bisa menyiram 2 kali sehari di waktu pagi dan sore hari. Tetapi jika cuaca dingin dan musim hujan, sebaiknya hanya siram 1 kali sehari di waktu pagi hari.
  1. Penyemprotan
Cara merawat bunga selanjutnya adalah dengan rutin menyemprot insektisida agar mawar tidak terserang hama. Tentunya jika sudah terserang hama, pertumbungan bunga akan terhambat dan akhirnya mati. Anda bisa melakukan penyemprotan minimal sebulan sekali. Jangan lupa untuk membersihkan tanaman liar yang tumbuh di sekitar bunga.

  1. Memotong Bunga
Langkah terakhir yang bisa anda lakukan untuk merawat bunga adalah dengan memotong tangkai bunga yang mulai mengering. Gunakan gunting stek batang yang bersih. Anda juga bisa rutin memotong tangkai bunga mawar untuk menghasilkan tunas baru yang akan tumbuh lebih baik daripada sebelumnya.

TUGAS POKOK ANGGOTA SATPAM


  • Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Melaksanakan Pengamanan secara menyeluruh dilokasi kerja
2. Melaksanakan Tugas dan Fungsi sesuai dengan penempatan dilokasi masing-masing
3. Melakukan pemeriksaan pada tamu / pemilik yang akan masuk ke area kerja
4. Menahan KTP/ SIM setiap tamu yang akan memasuki area kerja
5. Memeriksa setiap Mobil / Motor yang masuk atau keluar
6. Khusus untuk mobil bak terbuka / tertutup HARUS diperiksa, Muatan dan Surat Jalan
7. Penjagaan di Pos 1 sampai 6 harus Berputar / Berganti dengan Pos
terdekat Setiap Jam. Contoh : Anggota Pos 1 menduduki Pos 2, Pos 2 menduduki Pos 3 dan
seterusnya
8. Melaporkan setiap saat melalui HT keadaan sekitar atau situasi ke Posko
9. Penggeseran Anggota dilaporkan ke Posko dari masing-masing Pos 1 sampai
dengan Pos 3. Begitu sebaliknya, Posko memonitor setiap saat keadaan / situasi di Pos 1
sampai dengan 3
10. Pintu Pagar/ Gerbang harus selalu tertutup, Anggota Harus Stand-By ditempat
11. Menjaga dan memelihara Asset dan Inventaris Perusahaan
12. Menertibkan Parkir Mobil dan Motor pada saat parkir
13. Anggota Bertanggung Jawab atas Tugas dan Fungsi, selama melaksanakan tugas.

Tips Merawat Mesin Potong Rumput Agar Awet



1. Rutin Mengganti Oli dan Bensin
Selalu pastikan oli atau pelumas penuh sesuai dengan parameter yang ada dan jangan lupa untuk menggantinya secara berkala. Pastikan juga bensin selalu terisi sebelum menggunakannya.

2. Rajin Memanaskan Mesin

Sebelum dipakai, jangan lupa untuk memanaskan mesinnya terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya kemacetan di tengah pemakaian. Jangan lupa juga untuk menjauhkan kabel busi dari businya terlebih, karena bisa menyebabkan mesin menyala mendadak
3. Mengganti Saringan Udara

Mengganti saringan udara ini juga harus dilakukan secara berkala. Saringan udara yang sudah terlalu kotor dapat menghambat kerja mesin sehingga tidak maksimal.

4. Pakailah Busi yang Sesuai dengan Mesin
Suku cadang merupakan komponen utama dari sebuah mesin. Oleh karena itu, jangan sembarangan memakai suku cadang, khususnya pada busi. Gunakan busi yang sesuai, pilih yang memiliki jangka waktu pemakaian panjang, serta jangan lupa untuk membersihkannya secara rutin.

5. Perhatikan Senar Pada Mesin
Sama halnya dengan saringan udara, senar pada mesin pemotong rumput juga harus selalu diperhatikan dan diganti secara berkala

6. Gunakan Pisau Pemotong Standar

Selalu gunakan pisau pemotong standar sesuai dengan spesifikasi. Hindari penggunaan pisau pemotong yang tidak sesuai karena akan menjadikan mesin bekerja dengan tidak maksimal

7. Hindari Bensin yang Tercampur Air

Sebisa mungkin hindarkan air masuk ke dalam tabung bensin. Rajinlah membersihkan karburator untuk membersihkan air dan kotoran yang tertinggal.

SISTEM KEAMANAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN

Lingkungan Pemukiman adalah kawasan dimana sekelompok atau golongan warga masyarakat menetapkan dan atau betempat tinggal.

Tujuan Penyelengaraan pengamanan lingkungan pemukiman adalah tercapainya kondisi lingkungan pemukiman yang sehat dan kemantapan ketahanan lingkungan pemukiman dibidang Kamtibmas yang ditandai ciri-ciri:
  •  norma agama, hukum dan adat dihayati serta ditaati dan diamalkan dengan baik oleh masyarakat.
  • Adanya mentalitas masyarakat yang mampu menjadi daya tangkai terhadap setiap ancaman, gangguan dan hambatan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
  • Kepekaan masyarakat terhadap masalah-masalah Kamtibmas yang terjadi lingkungan disertai response profesional sesuai norma-norma yang berlaku.
  •  Masyarakat dapat menikmati rasa bebas dari gangguan maupun ancaman, rasa dilindungi dan rasa ketentraman lahiriah dan batiniah sehingga masyarakat dapat melaksanaan segala kegiatan usahanya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan (Tata Tentram Karta Raharja).
  • Masyarakat dapat berperan aktif sesuai peran dan fungsinya masing-masing dalam mengimplementasikan sistem Kamtibmas swakarsa dilingkungannya yang mencakup Informasi maupun peng-Identifiksiksian masalah-masalah Kamtibmas yang terjadi dilingkungannya dan upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menyelesaikan melalui forum kemitraan Polisi Masyarakat (Siskommas) maupun kegiatan-kegiatan sistem keamanan Lingkungan (Siskamling).

Oleh sebab itu, dengan maraknya aksi kejahatan dan teror bom di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, diharapkan peran serta masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif yang dimulai dari keamanan lingkungan pemukiman masing-masing.
 
Cara Pengamanan Lingkungan Pemukiman secara fisik
1)          Cara pengamanan lingkungan pemukimanfisik dimulai dengan pengamanan diri pribadi,          pengamanan keluarga/rumah tangga dan pengamanan lingkungan Pemukiman.

2)        Cara pengamanan diri pribadi secara pribadi fisik a)  a) Kewaspadaan diwaktu meninggalkan rumah (tidak membawa barang-barang berharga         parkir   kendaraan pada tempatnya dan sebagainya ).
        b)   Kewaspadaan menerima tamu yang tidak dikenal
        c)   Kewaspadaan terhadap penggunaan alat-alat masak, listrik/api atau bahan bakar lainnya.
 
  Cara pengamanan keluarga/rumah tinggal
           a)         Kewaspadaan seperti diuraikan diatas
           b)         Pemasangan lampu penerangan yang cukup
         c)        Pemasangan pagar secara baik dan tepat ( kokoh, kuat, dan tidak menutup  pandangan dari luar ( dalam rumah ).
           d)        Pemasangan kunci-kunci
       e)           Bila mau meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, lebih baik dititipkan kepada keluarga/tetangga terdekat yang dapat dipercaya atau kepada pihak keamanan.
            f)         Memelihara anjing penjaga
            g)        Dan sebagainya.

4)       Cara pengamanan fisik Lingkungan Pemukiman

           a)Keberhasilan pengamanan fisik Lingkungan Pemukiman dipengaruhi oleh kepekaan  dan    rasa gotong royong ( kebersaman ) antar sesama warga masyarakat .
       b)Mengaktifkan pelaksanan ronda kampung, penjagaan tempat-tempat tertentu misalnya :   gudang, bangunan-bangunan serta selalu berupaya meningkatkan kemampuan dan ketrampilan warga masyarakat dalam biadang Kamtibmas.

Penghijauan Lingkungan



PENGHIJAUAN adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan. Memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan.Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H1206 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Begitu pentingnya peranan tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan.

Manfaat penghijauan adalah sebagai berikut:
  1. Peran penghijauan dapat dikatakan sebagai organ pernafasan vital dari lingkungan. Jika pada manusia adalah paru-paru yang mempunyai fungsi sebagai alat pernafasan. Jika pada lingkungan penghijauan tumbuhan merupakan paru-paru dari lingkungan.
  2. Penghijauan dapat berguna sebagai pengatur lingkungan, mengatur produksi udara yang akan dihasilkan. Hasil udara sejuk, segar dan bersih sangat diatur oleh pengaruh dari penghijauan.
  3. Penghijauan berperan bagi keseimbangan dari sebuah lingkungan alam dan sumber daya alam. Keseimbangan yang akan ditimbulkan pada proses penghijauan adalah keseimbangan alam pada populasi satwa yang hidup di seluruh alam.
  4. Menambah persediaan air bagi komponen abiotik pada tanah, juga membuat makhluk hidup di dalam tanah dapat melaksanakan tugasnya untuk tetap menjaga kesuburan tanah. Sehingga tumbuhan dapat memberikan dampak kesehatan bagi mahkluk hidup.
  5. Mengurangi pengikisan tanah yang dapat mengakibatkan erosi.
  6. Penghasil oksigen, alat penyerapan karbondioksida yang terjadi pada proses dari sebuah proses fotosintesis akan membantu pembersihan udara yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk kesehatan manusia.
  7. Dengan proses penghijauan akan menimbulkan keindahan dan kebersihan yang membuat manusia dan ekosistem yang lain dapat hidup dengan jangka waktu yang lebih lama.
Penanaman pohon yang dilakukan sebagai usaha penghijauan sangatlah penting karena pohon merupakan sarana penghijauan yang paling berpengaruh di dunia. Satu pohon sangat bermanfaat. Ada berbagai macam pohon yang sering ditanam sebagai upaya penghijauan. Beberapa pohon yang ditanam untuk penghijauan adalah pohon akasia, pohon matoa, pohon palem putri, pohon cemara bundel, pohon johar, pohon tanjung dan masih banyak lagi pohon yang membantu untuk penghijauan. Menanam pohon merupakan upaya penghijauan yang penting.

Cara Merawat Tanaman Agar Selalu Subur


1. Penyiraman
Air adalah kebutuhan pokok setiap tanaman, karena itulah faktor penyiraman yang baik sangat penting untuk mendapatkan tanaman yang bertumbuh baik serta subur. Berikan penyiraman secara rutin minimal 1 kali dalam sehari saat pagi atau sore. Intensitas penyiraman dapat ditambahkan menjadi 2 – 3 kali sehari jika cuaca sedang menyengat atau terjadi kekeringan pada lahan, sesuaikan saja dengan kebutuhan tanaman.


2. Pemberian nutrisi
Nutrisi dibutuhkan tanaman agar dapat bertumbuh dengan sempurna serta menghasilkan bunga atau buah yang lebat. Nutrisi utama yang dibutuhkan oleh tanaman Nitrogen, Phospor, Kalium, serta beberapa mineral penting lainnya. Selain itu pemberian pupuk adalah pilihan terbaik. Jenis pupuk yang biasa dipakai adalah pupuk kompos, pupuk kandang, juga pupuk NPK.

3. Sesuaikan lokasi tanam
Secara umum, tanaman menyukai pH tanah yang normal (6,5 – 7,5) untuk dapat tumbuh dengan subur. Namun ada pula jenis tanaman yang menghendaki tanah yang sedikit asam atau sedikit basa agar dapat tumbuh dengan baik. Karena itulah sangat penting untuk mengenal karakter tanaman terlebih dahulu agar kita tidak salah dalam menempatkan tanaman.

4. Rajin melakukan penyiangan
Penyiangan sangat diperlukan untuk membasmi gulma-gulma yang mengganggu. Sebab kehadiran gulma tersebut dapat menjadi tempat bersarang beberapa hama dan penyakit. Selain itu, nutrisi yang harusnya diserap oleh tanaman inti malah dipakai oleh gulma.


5. Pangkas ranting yang tidak produktif
Pemangkasan ranting yang tidak produktif dapat merangsang tanaman untuk tumbuh lebih subur. Dengan dipangkasnya beberapa ranting, maka tanaman bisa berfokus pada proses pembentukan cabang utama, serta lebih cepat menghasilkan bunga atau buah. Hasilnya tentu tanaman jauh lebih subur dari sebelumnya.



6. Hindarkan dari hama dan penyakit
Penanggulangan hama yang cepat serta praktis dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida kimia. Namun tentu saja akan meninggalkan resiko residu yang ditinggalkan pada produk tanaman tersebut.
Sebaiknya penggunaan pestisida kimia dikurangi dan diganti dengan pestisida alami.
Beberapa bahan alami yang bisa kita manfaatkan sebagai insektisida organik guna mengendalikan hama serangga yang mengganggu tanaman. 
6.1 Insektisida Pertama:
  • Daun Tomat 1-3 ons
  • Bawang Putih 1 ons
  • Lengkuas 3 ons
  • Batang Serai 3 helai
  • Merica secukupnya
6.2 Cara Pembuatan :
  • Campurkan semua bahan lalu haluskan dengan blender hingga halus
  • Tambahkan 1 Liter lebih air lalu rebus hingga mendidih
  • Setelah mendidih saring air agar ampasnya hilang lalu air disimpan
Aplikasi dan Cara Penggunaan : Campurkan 50 – 100 cc pada 1 tangki air (14L) lalu semprotkan pada tanaman hingga merata. Waktu aplikasi sebaiknya sore dan jika anda membutuhkan pelekat alami maka gunakan putih telur 1-2 butir. 


7. Pemberian multivitamin pada tanaman
tanaman juga memerlukan tambahan multivitamin untuk menjadikannya tetap subur. Selain itu, manfaat dari multivitamin ini juga dapat memberikan agar tanaman dapat lebih kebal terhadap serangan berbagai hama serta penyakit. Tanaman yang dihasilkan pun akan lebih subur dan segar terawat.


 Itulah bagaimana cara pemeliharaan tanaman agar tumbuh subur. Semoga artikel dari kami ini bermanfaat serta dapat menjadi inspirasi bercocok tanam bagi Anda.
Selamat bercocok tanam, jaga bumi tetap hijau dan lestari.

Tips Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk diantaranya debu, sampah, dan bau.Kebersihan juga salah satu tanda dari keadaan hygene yang baik. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri sendiri agar sehat,tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebersihan juga harus dilakukan dimana saja baik itu di rumah, diluar rumah, ataupun dilingkungan sekolah. Dan pembahasan kali ini yaitu tentang menjaga kebersihan dilingkungan sekolah.

Adapun tips menjaga kebersihan dilingkungan sekolah yaitu:
1. Buanglah sampah pada tempatnya.
2. Menyapu dan mengepel kelas secara teratur.
3. Membersihkan meja dan kursi.
4. enjaga kebersihan fasilitas yang ada disekolah.
5. Bersihkan papan tulis pada saat pergantian jam.
6. Rapikan peralatan kelas selesai digunakan.
7. Terapkan jadwal piket kelas yang efektif.
8. Perhias dinding kelas.